Wednesday , 14 November 2018
UPDATE :
You are here: Home >> Publikasi Seminar Nasional >> PEMBERIAN PAKAN, PEMELIHARAAN DAN GAMBARAN DARAH PADA SAPI BALI (Bos sondaicus) INFERTIL

PEMBERIAN PAKAN, PEMELIHARAAN DAN GAMBARAN DARAH PADA SAPI BALI (Bos sondaicus) INFERTIL

Dradjat AS, Dahlanuddin, Ali M, Imran, Lestari dan Maskur

Disampaikan pada seminar Nasional Pengembangan Sapi Bali Berkelanjutan dalam
Sistem Peternakan Rakyat, Mataram, 28 oktober 2009.

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi pengaruh pemeliharaan dan kesehatan terhadap infertilitas sapi Bali. Penelitian ini dilakukan dengan pemberian skor pemeliharaan dan pemberian pakan, berikutnya dilakukan pemeriksaan gambaran hematologi sapi yang infertil dibandingkan dengan yang fertil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 103 sapi 9 ekor (8,74%) termasuk kategori infertil. Skor pemeliharaan sapi yang infertil pemeliharaanya tidak berbeda dengan sapi fertil yaitu 2,33±0,71 dan 2,55±0,51. Hasil pemeriksaan hematologi pada sapi infertil (rata-rata± SD) kadar glukosa 31,88 ± 4,85 mg/ 100ml, total protein 8,30 ± 0,73 g/ 100 ml, albumin 3,39 ±0,20 g/ 100 ml, urea 27,63 ± 12,07 mg/ 100ml. Jumlah sel darah putih 11,28 ± 1,52 x103/?L, jumlah sel darah merah 6,99 ± 1,11 x106/?L, kadar hemoglobin 12,95 ± 1,47 g/dL, bagian padat/korpuskular darah (hematokrit) 37,73 ± 4,83 %. Dari hasil pemeriksaan hematologi menunjukkan bahwa nilai hematologi sapi infertil termasuk dalam kisaran data hematologi sapi fertil. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa pola pemeliharaan dan lingkungan pada kelompok sapi yang diteliti tidak berbeda pada sapi fertil dan infertil. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa infertilitas pada sapi Bali dalam penelitian ini tidak disebabkan oleh makanan, pemeliharaan dan kesehatan.
Kata kunci: Pakan, Gambaran darah, Sapi Bali, Infertil

DOWNLOAD File PDF

About Fahrul Irawan

Scroll To Top