Saturday , 30 May 2020
UPDATE :
You are here: Home >> Publikasi Seminar Nasional >> PENEMPATAN FASILITATOR SEBAGAI MODEL PENGUATAN KAPASITAS DAN ADOPSI TEKNOLOGI PENGELOLAAN SAPI BALI

PENEMPATAN FASILITATOR SEBAGAI MODEL PENGUATAN KAPASITAS DAN ADOPSI TEKNOLOGI PENGELOLAAN SAPI BALI

Rusnadi Padjung dan Rachmat Rachman
Fakultas Petanian Universitas Hasanuddin
Balai Pengakajian dan Penerapan Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan

Disampaikan pada seminar Nasional Pengembangan Sapi Bali Berkelanjutan dalam
Sistem Peternakan Rakyat, Mataram, 28 oktober 2009.

ABSTRACT
Pengusahaan ternak di Indonesia, termasuk pengelolaan sapi Bali umumnya dilakukan oleh masyarakat dalam suatu sistem pertanian terpadu yang mengintegrasikan pengusahaan ternak dan tanaman. Karena itu sistem pengelolaan ternak di masyarakat merupakan sistem yang kompleks. Selain itu, sumberdaya yang ada dipakai secara bersama untuk pengelolaan ternak dan untuk pengelolaan tanaman. Berhubung karena jenis dan jumlah sumberdaya yang dimiliki khas pada setiap rumah tangga petani, maka masalah dan teknologi pengelolaan usaha tani yang tepat bagi setiap rumah tangga petani juga khas. Penguatan kapasitas petani dan deseminasi teknologi secara konvensional melalaui penyuluhan nampaknya kurang tepat diterapkan pada sistem usaha tani seperti ini. Cara lain yang dapat dilakukan adalah melalui penempatan pendamping atau fasilitator di lapangan yang hidup dan bekerja bersama petani dalam mengidentifikasi masalah yang dimiliki oleh setiap keluarga petani dan selanjutnya bersama-sama menentukan teknologi yang tepat untuk masalah tersebut. Makalah ini menunjukkan bagaimana efektivitas penguatan kapasitas petani dan diseminasi teknologi pengelolaan sapi Bali dilakukan melalui penempatan fasilitator pendamping di Sulawesi Selatan dalam program penguatan kapasitas pengetahuan dan adopsi teknologi peningkatan produksi sapi Bali.

Kata Kunci Sapi Bali, Penguatan Kapasitas, Adopsi Teknologi, Fasilitator.

DOWNLOAD File PDF

About Fahrul Irawan

Scroll To Top