Monday , 6 July 2020
UPDATE :
You are here: Home >> Publikasi Seminar Nasional >> JERAMI PADI DAN KONSENTRAT UNTUK METODE “FLUSHING” PADA SAPI BALI BUNTING

JERAMI PADI DAN KONSENTRAT UNTUK METODE “FLUSHING” PADA SAPI BALI BUNTING

Adji S Dradjat, Uhud Abdullah, Rina Andriati

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah penggunaan jerami fermentasi sebagai pakan yang berkualitas rendah dan tambahan konsentrat sebagai pakan sapi Bali selama bunting, sebagai studi awal teknik “flushing”. Teknik flushing adalah pemberian pakan berkualitas rendah selama bunting dan pakan yang berkualitas tinggi setelah melahirkan, untuk memperpendek jarak beranak. Empat ekor sapi Bali betina setelah dikawini diberi makan jerami fermentasi secara ad libitum dan konsentrat. Fermentasi dilakukan menggunakan ragi tape (NKL Solo) sebanyak 25 butir digerus halus dicampur dengan 100 liter air kelapa dan dibiarkan selama 2 hari, setiap satu liter cairan tersebut digunakan untuk menyemprot 10 kg jerami kering untuk meningkatkan palatabilitas jerami. Sapi betina bunting tersebut diberi konsentrat sebanyak 200 gr per hari, terdiri dari campuran: Ajitein (limbah Ajinomoto), mineral (Ultramineral, Eka farma Semarang), garam dapur, kalsium, Fermented Mother Liquor (FML, limbah Ajinomoto), cairan ragi tape dalam air kelapa dan dedak dicampur hingga rata sebelum diberikan. Hasil Analisa Laboratorium menunjukkan bahwa kandungan bahan Kering 67,37 %, Protein Kasar (PK) 17,68 %, Total Digestibel Nutrient (TDN) 52,57 %, Serat Kasar (SK) 16,31 %, Lemak Kasar (LK) 1,65 %, Kalsium (Ca) 5,03 %, Phosphor (P) 1,82 % dan Metabolik Energi (ME) 1.820 M kal/ kg BK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan berat badan sapi betina bunting (rata2 ± SD) selama 40 minggu sebesar 39.50 ± 10.2 kg atau 1.07 ± 0.28 kg per minggu atau 0.15 ± 0.04 per hari. Kenaikan bobot badan selama 40 minggu sebesar 27.67 kg, atau sebesar 0.69 kg per minggu, atau sebesar 0.099 kg per hari, dari bobot awal pada saat birahi 193.33±23.63 kg hingga 221.00±16.63 sebelum melahirkan. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa jerami padi disemprot dengan air kelapa dan pakan tambahan dapat memenuhi kebutuhan pakan selama bunting.

Kata kuci: Jerami, konsentrat, bunting, sapi Bali.

DOWNLOAD FILE PDF

About Fahrul Irawan

Scroll To Top