Saturday , 21 October 2017
UPDATE :
You are here: Home >> Majalah Ilmiah Universitas Mataram >> PEMANFAATAN TENAGA SAPI DALAM PENGOLAHAN LAHAN DENGAN SISTEM KERJA CEKAMAN MINIMUM

PEMANFAATAN TENAGA SAPI DALAM PENGOLAHAN LAHAN DENGAN SISTEM KERJA CEKAMAN MINIMUM

Lalu Wira Pribadi dan Rina Andriani
Fakultas Pertenakan Universitas Mataram, Mataram

ABSTRAK

Suatu upaya untuk mengatasi permaslahan inefisiensi energetika pemanfaatan tenaga sapi dalam pengolahan lahan pertanian telah dilakukan dengan rekayasa system kerja cekaman minimum melalui aplikasi model “kuk berpelapis” pada perangkat bajak tradisional, kemudian dilakukan percobaan untuk mempelajari manfaatnya terhadap efisiensi penggunaan bioenergi sapi. Percobaan dilakukan pada 10 ekor ( 5 pasangan kerja ) sapi bali betina yang seragam, dengan perlakuan dengan penerapan 2 sistem kerja dalam pemanfaatan tenaga sapi, yaitu system kerja tradisional ( penggunaan perangkat bajak dengan model  “ kuk berlapis” ). Pelaksanaan percobaan mengikuti  Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk 3 priode percobaan, dengan 30 unit pengamatan tiap priode. Sapi dipekerjakan masing-masing 4 jam/hari untuk setiap unit pengamatan. Data percobaan dianalisis menggunakan Analisa Varian dengan uji lanjut menggunakan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa minimasi cekaman kerja sapi melalui aplikasi model “kuk berlapis” pada perangkat bajak ( penerpan system kerja cekaman minimum) sangat bermanfaat dalam menurunkan total energy yang digunakan sapi, meningkatkan hasil kerja berupa luas lahan terolah yang dihasilkan, dengan manifestasi meningkatnya efisiensi penggunaan bioenergi sapi dari 8,83 pada sapi-sapi yang diperkerjakan dengan system kerja tradisional ( Y0) menjadi 21,87 pada sapi-sapi yang dipekerjakan deng system kerja cekaman minimum (Y1), yang berarti, penerapan system kerja cekaman minimum dalam pemanfaatan tenaga sapi untuk pengolahan lahan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan bioenergi sapi sebesar 147%.

Download PDF

 

About Fahrul Irawan

Scroll To Top