Saturday , 21 October 2017
UPDATE :
You are here: Home >> Majalah Ilmiah Universitas Mataram >> RESPON KERJA SAPI LIMBAL DAN SIMBAL TERHADAP VARIASI LEBAR MATA BAJAK DALAM PENGOLAHAN LAHAN PERTANIAN

RESPON KERJA SAPI LIMBAL DAN SIMBAL TERHADAP VARIASI LEBAR MATA BAJAK DALAM PENGOLAHAN LAHAN PERTANIAN

L. Wira Pribadi dan RR. Agustien Suhardiani

Abstrak

Suatu upaya untuk meningkatkan hasil dan efisisensi kerja dalam pengolahan lahan pertanian dilakukan dengan mencoba menggunakan mata bajak dengan ukuran lebar 18.0 dan 22.0 cm disamping penggunaan matabajak tradisional yang memiliki lebar  14.0 cm, masing-masing untuk sapi Limbal dan Simbal. Penelitian dilakukan di lahan sawah tipe inceptisol, melibatkan masing-masing 3 pasang ( 6 ekor sapi Limbal  dan Simbal betina ) yang di pekerjakn 3 unit  bajak masing-masing dengan lebar matabajak 10,0,18,0, dan 22,0 cm. Pengaturan perlakuan dilakukan menurut Rancangan Acak Kelompok , kemudian dianalisis dengan Analisis Varian dan uji lanjut menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan Hasil penelitian menunjukkan bahwa, lebar mata bajak sangat berpengaruh terhadap  hasil dan efisiensi kerja sapi Limbal dan Simbal pada pengolahan lahan. Perubahan lebar matabajak  dari 14,0 menjadi 18,0 dan 22,0 cm menyebabkan meningkatx lebar bajakan yang mampu meningkatkan hasil kerja berupa luas lahan terolah. Meskipun terjadi peningkatan  total energi yg digunakan, efisiensi kerja sapi Limbal maupun Simbal sangat nyata meningkat dengan semakin lebar matabajak yang digunakan dari 14,0 menjadi 18,0 dan 22,0 cm. Sapi Simbal yang memiliki tubuh lebih besar dapat berjalan lebih cepat sewaktu bekerja dibanding sapi Limbal  sehingga menghasilkan luas lahan terolah dan efisiensi kerja lebih tinggi, baik pada perlakuan matabajak 14,0 cm maupun lebar matabajak 18,0 dan 22,0 cm.

Download PDF

About Fahrul Irawan

Scroll To Top