Thursday , 14 December 2017
UPDATE :
You are here: Home >> Profil

Profil

1. Sejarah Singkat
Konsorsium Riset Ruminansia Besar (KRRB) adalah aliansi riset ternak ruminansia besar yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas riset dan diseminasi hasil-hasil riset dalam rangka membangun centre of excellence sebagai pendukung percepatan pengembangan ekonomi nasional. Embrio dari KRRB adalah Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sapi Bali (P3SB) Fakultas Peternakan Universitas Mataram, yang ditetapkan berdasarkan Surat Ketetapan Dekan Fakultas Peternakan nomor 08A/H18.3/KP/2007 tanggal 2 Januari 2007 dengan tugas utama untuk melaksanakan penelitian dan pengambangan sapi Bali dibawah koordinasi Fakultas Peternakan Universitas Mataram. Dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan Iptek, P3SB bergabung dengan lembaga-lembaga litbang yang ada di NTB, Bali dan NTT, yang selanjutnya ditetapkan menjadi Konsorsium Ruminansia Besar berdasarkan Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi RI Nomor 157/M/Kp/IX/2012 tanggal 21 September 2012. Penetapan KRRB sejalan dengan misi perluasan dan percepatan pengembangan ekonomi nasional (Master Plan MP3EI), terutama di wilayah Koridor V (Bali-Nusa Tenggara) yang fokus pada pengembangan agribisnis dan pariwisata. Konsorsium ini dibangun dari berbagai kolaborasi riset terutama yang didanai oleh The Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR), Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Pertanian.

2. Visi dan Misi
Visi Konsorsium Riset Ruminansia Besar adalah “menjadi pusat unggulan riset dan pengembangan ternak ruminansia besar bertaraf internasional berbasis sumberdaya lokal”. Untuk mencapai visi tersebut maka telah ditetapkan program utama yang meliputi:
a) Peningkatan jumlah, kualitas, dan kontinuitas riset yang dapat mendukung kegiatan akademis (academic excellence) diantaranya meningkatkan jumlah pakar ternak ruminansia besar, terutama sapi Bali;
b) Peningkatan jumlah, kualitas, dan kontinuitas riset yang inovatif aplikatif berbasis demand driven yang dapat meningkatkan daya saing pengguna teknologi (dunia usaha, usaha kecil dan menengah/IKM, pemerintah, dan masyarakat);
c) Peningkatan dan perluasan penerapan inovasi teknologi dalam agribisnis ternak ruminansia besar, khususnya sapi Bali, untuk mendukung swasembada daging dan menggerakkan perekonomian nasional
d) Peningkatan jejaring kemitraan dengan semua stake holders sehingga adopsi teknologi meningkat.
Untuk jangka pendek (2013-2016), fokus riset KRRB adalah untuk mendukung peningkatan mutu bibit sapi Bali dan meningkatkan produksi dan kualitas daging sapi dalam rangka mempercepat pencapaian swasembada danging. Untuk jangka panjang, fokus riset KRRB akan diperluas untuk meningkatkan produktivitas dan mutu produk sapi asli lainnya dan ternak kerbau.

3. Struktur Organisasi 
Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Mataram No. 2464/UN18/HK.00.01/2017 telah ditetapkan struktur organisasi Konsorsium Riset Ruminansia Besar sebagai berikut:

Pengarah                     : Prof. Ir. Sunarpi, Ph.D. (REKTOR UNRAM)
Penanggung Jawab   : Dr. Muhammad Ali, S.Pt., M.Si (KETUA LPPM UNRAM)
Ketua                            : Ir. Dahlanuddin, M.Rur.Sc., Ph.D. (UNRAM)
Sekretaris                    : Ir. Sulaiman Ngongu Depamede, M.Biotech., Ph.D.(UNRAM)

Divisi-divisi:
Penguatan Kelembagaan:

  • Prof. Dr. Ir. Soekardono, SU. (UNRAM)
  • Prof. Dr. drh. Ni Ketut Suwiti, M.Kes (UNUD)
  • Dr. Ir. Syamsul Hidayat Dilaga, MS (UNRAM)
  • Dr. Ir. Mashur, MS (UNTB)
  • Dr. Ir. Lalu Wirapribadi, MP (UNRAM)

Pengembangan Litbangrap:

  • Prof. Ir. Suhubdy, Ph.D. (UNRAM)
  • Prof. Ir. Chairussyuhur Arman, M.Sc., Ph.D. (UNRAM)
  • Ir. I Gusti N. Jelantik, M.Sc.,Ph.D (UNDANA)
  • Dr. Ir. Maskur, M.Si (UNRAM)
  • Ir. Oscar Yanuarianto, MP (UNRAM)
  • Ir. Sukirno, M.App.Sc (UNRAM)

Pengembangan Sumberdaya Manusia (SDM):

  • Prof. drh. Adji Santoso Dradjat, M.Phil.,Ph.D. (UNRAM).
  • Dr. Twen O. Dami Dato, MP. (UNDANA)
  • Prof. Dr. Enny Yuliani, MS. (UNRAM)
  • Ir. Muhammad Iqbal, MP (UNRAM)
  • Ir. Sofyan D. Hasan, MP (UNRAM)

Pengembangan Jaringan:

  • Ir. Marthen L. Mulik, Ph.D. (UNDANA)
  • Prof. Ir. Yusuf Akhyar Sutaryono, Ph.D. (UNRAM)
  • Drh. Made Sriasih, M.Agr.Sc., Ph.D. (UNRAM)
  • Dr. Ir. Hermansyah, M.Si (UNRAM)

Diseminasi dan Pemanfaatan Hasil Riset:

  • Ir. Tanda Panjaitan, M.Sc., Ph.D. (BPTP-Provinsi NTB)
  • Dr. Jacob Nulik (BPTP-Provinsi NTT)
  • Moh. Taqiuddin, S.Pt., M.Si (UNRAM)
  • Dr. Ir. Imran, M.Si (UNRAM)

Staf Administrasi:

  • Fahrul Irawan, S.Pt., M.Si
  • Helmitasari, SP

4. Kompetensi Lembaga (kompetensi inti, SDM, fasilitas, pendanaan, dll.)
KRRB didukung oleh para peneliti yang memiliki kompetensi yang memadai dengan bidang keahlian yang bearagam untuk melaksanakan riset dan pengembangan ruminansia besar secara multidisiplin dan multistakeholders. Para peneliti tersebut tersebar di berbagai institusi anggota konsorsium yang meliputi :
a) Pusat Pengkajian dan pengembangan sapi Bali (P3SB) Universitas Mataram,
b) Pusat Penelitian dan pengembangan sapi Timor, Universitas Nusa Cendana Kupang,
c) Pusat Pengkajian sapi Bali Universitas Udayana Denpasar,
d) Pusat kajian sistem produksi ternak gembala kawasan tropis Universitas Mataram,
e) Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pertanian (BPTP) NTB dan
f) Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pertanian (BPTP) NTT.
KRRB juga didukung oleh personel kunci pelaku pengembangan dan pengguna teknologi seperti Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat, PT Gerbang NTB Emas dan APPINDO Kupang
KRRB memiliki Fasilitas riset yang memadai seperti Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Laboratorium Immunobiologi, Laboratorium Mikrobiologi di Universitas Mataram dan laboratorium lain yang dimiliki oleh aggota konsorsium lainnya. KRRB juga memiliki fasilitas penelitian lapangan seperti Teaching farm yang ada di Fakultas Peternakan UNRAM, Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana dan Fakultas Peternakan Universitas Udayana dan 36 kelompok binaan di Kabupaten Lombok Tengah yang merupakan hasil pengembangan program penelitian yang didanai oleh ACIAR.

KRRB memiliki akses terhadap peralatan laboratorium yang canggih untuk melaksanakan penelitian ruminansia besar dengan standar tinggi

DSCN1136

5. Networking/Kerjasama
KRRB memiliki jaringan kerjasama riset dengan berbagai institusi riset dan pengembangan di dalam dan luar negeri. Kerjasama dengan berbagai institusi di Indonesia seperti UGM, IPB dan LIPI telah dirintis dan akan terus ditindaklanjuti. Selain kerjasama dengan The Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) yang sudah efektif, KRRB juga sudah merintis kerjasama dengan isntitusi luar negeri yang  lain seperty Massey University (New Zealand) dan akan terus menjajaki peluang kerjasama lainnya.

Dr. Simon Quigley (University of Queensland, Australia) melakukan ekstraksi RNA dari sampel biopsi otot sapi Bali di laboratorium immunobiologi Universitas Mataram

Simon Quigley

6. Produk dan Layanan
KRRB memberikan layanan riset dan pengembangan terkait dengan strategi pengembangan ruminansia besar di Indonesia baik dalam bentuk jasa konsultasi, riset operasional, riset kebijakan, pelatihan dan peningkatan kapasitas pelaku riset dan pengembangan ternak ruminansia besar. Layanan informasi berupa inovasi teknologi dan publikasi dapat diakses di website KRRB.

 

 

 

 

Scroll To Top